 Minggu, 11 Desember 2011 lalu Sebanyak 15 Mahasiswa anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Alma Ata, yang didampingi oleh Sekretaris Direktur Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, mengadakan bakti sosial yang bertempat di Pondok Pesantren Al- Qodiriyah, Bojong, Magelang, Jawa Tengah. Acara yang diadakan di lingkungan pondok pesantren khusus anak yatim piatu dengan jumlah santri sekitar 50 anak ini diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya penyuluhan kesehatan bagi anak oleh mahasiswa Perguruan Tinggi Alma Ata dengan materi khas anak, yakni bagaimana berkegiatan dan menjaga kesehatan mulai dari bangun tidur hingga akan beranjak tidur kembali, Bagaimana cara menggosok gigi dengan benar sekaligus manfaatnya, Apa kegunaan mencuci tangan dan bagaimana melakukannya dengan benar, serta yang paling umum yaitu cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitarnya. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran akan kebersihan dan kesehatan sejak dini, agar anak-anak lebih bisa melakukannya secara mandiri sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit.
Meskipun berupa penyuluhan, akan tetapi para mahasiswa anggota BEM Alma Ata berusaha menyampaikan materinya dengan santai, fun, serta menggunakan pendekatan dan bahasa anak-anak sehingga penjelasan mereka mudah diterima oleh santri-santri Pondok Pesantern Al Qodiriyah. Di samping itu dengan mengadakan sesi tanya-jawab ber-doorprize yang merangsang anak-anak untuk mempertunjukan keberanian mereka dalam mengajukan pertanyaan, juga membuat santri-santri Al- Qodiriyah lebih antusias memperhatikan materi penyuluhan.
Selain penyuluhan, acara tersebut juga menampilkan berbagai permainan dan perlombaan seperti menari balon, cerdas tangkas, dan hafalan doa-doa, serta permainan dan perlombaan lain yang memberikan keceriaan tersendiri di tengah rutinitas mereka di pondok pesantren.
Dengan acara inti pemberian santunan berupa kebutuhan pokok, peralatan tulis, serta pemberian buku bacaan kepada santri-santri Pondok Pesantren Al-Qodiriyah, kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 10 Muharam yang lazim disebut sebagai hari rayanya anak yatim-piatu ini, menurut Kurniati, SHI., MA. selaku penanggung jawab bidang kemahasiswaan dilaksanakan sebagai bentuk pembelajaran serta penumbuhan sikap peduli terhadap sesama khususnya anak yatim-piatu.
Ditutup dengan penampilan kesenian hadroh dari santri-santri Pondok Pesantren Al-Qodiriyah, kegiatan bakti sosial yang telah diadakan untuk kesekian kalinya ini diharapkan dapat terus berlangsung, sebagai wujud kepedulian civitas akademika Alma Ata terhadap sesama, bukan hanya di satu tempat melainkan merambah tempat-tempat lain yang juga membutuhkan. (Humas)
|